Tuesday, October 30, 2018

LATIHAN 4 METODE PERANCANGAN PROGRAM

Buatlah program berikut sesuai dengan tahapan pembangunan program :

1.  Pseudocode untuk menghitung akar-akar persamaan kuadrat f(x) = Ax2+Bx+C. Syarat A ≠ 
  • D>0 punya dua akar real yang berbeda
  • D=0 akar kembar
  • D<0 akar kompleks
2. Program untuk menghitung ekivalensi bilangan dalam detik menjadi berapa hari,jam,menit,detik.


Jawaban No.1!!!

Pseodecode

START
DEKLARASI
int a,b,c
long d
float x1,x2,s

DESKRIPSI
input nilai a
input nilai b
input nilai c

d=(B*B)-(4*A*C)
  if(A==0)
     keterangan ="bukan persamaan kuadrat"
  else if(d<0)
     keterangan ="akar kompleks"
  else if(d>0)
     keterangan ="Punya 2 akar real yang berbeda"
      s=sqrt(d)
      x1 =(-B+(s))/(2*A)
      x2 =(-B-(s))/(2*A)
      cetak nilai x1
      cetak nilai x2
  else
     keterangan ="akar real kembar"
      x1=(-B)/(2*A)
      x2=x1
      cetak nilai x1
      cetak nilai x2
END

Flowchart


Program

#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>
#include <math.h>
main()
{
char lagi;
int a,b,c,x;
float d,x1,x2;
cout<<" Program Pencari Akar Dari Bentuk Axx + Bx + C "<<endl;
cout<<============================================="<<endl<<endl;
 atas:
 {
 x++;
 cout<<"Perhitungan Ke - "<<x<<endl;
 cout<<"A : ";cin>>a;
 cout<<"B : ";cin>>b;
 cout<<"C : ";cin>>c;
 cout<<"======================================="<<endl<<endl;
 d=(b*b)-(4*a*c);
 cout<<"Maka Determinan Adalah : "<<d<<endl;
 cout<<"\n"<<endl;
  if(d>0)
  {
   cout<<"x1 : "<<x1<<endl;
   cout<<"x2 : "<<x2<<endl;
   x1=((-b)+sqrt(d))/(2*a);x2=((-b)-sqrt(d))/(2*a);
   cout<<"Punya Dua Akar Real Yang Berbeda"<<endl;
  }
  else if(d==0)
  {
   x1=((-b)+sqrt(d))/(2*a);x2=x1;
   cout<<"x1 : "<<x1<<endl;
   cout<<"x2 : "<<x2<<endl<<endl;
   cout<<"Akar Kembar"<<endl;
  }
  else if(d<0)
  {
   cout<<"Akar Kompleks"<<endl<<endl;
  }
 }
cout<<"======================================"<<endl<<endl;
cout<<"Input Lagi [Y/T] ?";cin>>lagi;
cout<<"\n\n\n"<<endl;
if (lagi=='y'||lagi=='Y');
goto atas;
getche();
}

Jawaban No.2!!!

Pseodecode

Start
Deklarasi
float hari,jam
Int menit,detik
Deskripsi
     1.Masukkan jumlah bilangan dalam satuan detik
     2. Hari = detik/(60*60)/24
     3.Jam = detik/(60*60)
     4.Menit = detik/60
     5.Detik = detik
     6.Cetak hari, jam, menit, detik
     7.Selesai
END

Flowchart



Program

#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>
main()
{
float hari,jam;
int menit,detik;
char lagi;
cout<<"   Program Menghitung Ekivalensi Waktu   "<<endl;
cout<<"========================================="<<endl<<endl;
atas:
cout<<"Masukkan Jumlah Bilangan : ";cin>>detik;
cout<<"\n\n";
hari=detik/(60*60)/24;
jam=detik/(60*60);
menit=detik/60;
cout<<"Maka Waktunya Adalah : "<<endl;
cout<<hari<<"Hari"<<endl;
cout<<jam<<"Jam"<<endl;
cout<<menit<<"Menit"<<endl;
cout<<detik<<"Detik"<<endl;
cout<<"========================================="<<endl;
cout<<"\n\n";
cout<<"Input Lagi [Y|T] ?";cin>>lagi;
if(lagi=='Y'||lagi=='y')
goto atas;

getch();
}


SUMBER 
https://skruy.blogspot.com/2018/10/latihan-4-metode-program-perancangan.html

Apa itu Pseudo-code ?

Kode Pseudo (Pseudo-code) adalah sebuah kode yang digunakan untuk menulis sebuah algoritma dengan cara yang bebas yang tidak terikat dengan bahasa pemrograman tertentu.

Pseudo-code berisikan langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu permasalahan [hampir sama dengan algoritma], hanya saja bentuknya sedikit berbeda dari algoritma.

Pseudo-code menggunakan bahasa yang hampir menyerupai bahasa pemrograman. Selain itu biasanya pseudo-code menggunakan bahasa yang mudah dipahami secara universal dan juga lebih ringkas dari pada algoritma.
Struktur Kode Pseudo (Pseudo-code)
Judul
         {Berisi Judul Algoritma}
Deskripsi
         {Berisi Deklarasi Variabel atau Konstantan}
Implementasi
         {Berisi Inti Algoritma}
Notasi - notasi Pseudo
1. Bentuk Pernyataan
X <---- Y
keterangan :
X : diberi nilai
Y : Memberi Nilai
Ex : Hasil <---- Bilangan Mod 2
2. Bentuk Percabangan
  • if kondisi then
          pernyataan
  • if kondisi 1 then
          pernyataan 1
    else
          pernyataan 2
  • if kondisi 1 then
          pernyataan 1
    else if kodisi 2 then
          pernyataan 2
    else if kondisi n then
          pernyataan
    else
          pernyataan else
3. Bentuk Perulangan
  • for (persyaratan) do
          pernyataan for
  • while (persyaratan)
          pernyataan while
  • Repeat
          pernyataan repeat
    Until (persyratan)
Contoh : Algoritma untuk menentukan bilangan Genap/Ganjil (Pseudo-code)
Deskripsi
      hasil,bil : integer
Implementasi
      Baca (bil)
      hasil <---- bil mod 2
if hasil = 0 then
      cetak (Genap)
else
      cetak (Ganjil)
End.
Sekian dulu postingan tentang Pengenalan Kode Pseudo (Pseudo-code). Semoga postingan ini bisa bermanfaat.

Apa itu flowchart?

Flowchart adalah adalah suatu bagan dengan simbol-simbol tertentu yang menggambarkan urutan proses secara mendetail dan hubungan antara suatu proses (instruksi) dengan proses lainnya dalam suatu program.
Berikut ini adalah beberapa simbol yang digunakan dalam menggambar suatu flowchart :
Flowchart terbagi atas lima jenis, yaitu :
  • Flowchart Sistem (System Flowchart)
  • Flowchart Flowchart Dokumen (Document Flowchart)
  • Flowchart Skematik (Schematic Flowchart)
  • Flowchart Program (Program Flowchart)
  • Flowchart Proses (Process Flowchart)
Flowchart Sistem
Flowchart Sistem merupakan bagan yang menunjukkan alur kerja atau apa yang sedang dikerjakan di dalam sistem secara keseluruhan dan menjelaskan urutan dari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem. Dengan kata lain, flowchart ini merupakan dekripsi secara grafik dari urutan prosedur-prosedur yang terkombinasi yang membentuk suatu sistem.
Flowchart Sistem terdiri dari data yang mengalir melalui sistem dan proses yang mentransformasikan data itu. Data dan proses dalam flowchart sistem dapat digambarkan secara online (dihubungkan langsung dengan komputer) atau offline (tidak dihubungkan langsung dengan komputer, misalnya mesin tik, cash register atau kalkulator).
Flowchart Dokumen
Bagan alir dokumen (document flowchart) atau disebut juga bagan alir formulir (form flowchart) atau paperwork flowchart merupakan bagan alir yang menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya. Bagan alir dokumen ini menggunakan simbol-simbol yang sama dengan yang digunakan di dalam bagan alir sistem.
Flowchart Skematik
Bagan alir skematik (schematic flowchart) merupakan bagan alir yang mirip dengan bagan alir sistem, yaitu untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem. Perbedaannya adalah, bagan alir skematik selain menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem, juga menggunakan gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang digunakan. Maksud penggunaan gambar-gambar ini adalah untuk memudahkan komunikasi kepada orang yang kurang paham dengan simbol-simbol bagan alir. Penggunaan gambar-gambar ini memudahkan untuk dipahami, tetapi sulit dan lama menggambarnya.
Flowchart Program
Bagan alir program (program flowchart) merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci langkah-langkah dari proses program. Bagan alir program dibuat dari derivikasi bagan alir sistem.
Bagan alir program dapat terdiri dari dua macam, yaitu bagan alir logika program (program logic flowchart) dan bagan alir program komputer terinci (detailed computer program flowchart). Bagan alir logika program digunakan untuk menggambarkan tiap-tiap langkah di dalam program komputer secara logika. Bagan alir logika program ini dipersiapkan oleh analis sistem.
Flowchart Proses
Flowchart Proses merupakan teknik penggambaran rekayasa industrial yang memecah dan menganalisis langkah-langkah selanjutnya dalam suatu prosedur atau sistem. Bagan alir proses menggunakan lima buah simbol tersendiri seperti terlihat pada tabel di bawah ini.
Flowchart Proses digunakan oleh perekayasa industrial dalam mempelajari dan mengembangkan proses-proses manufacturing. Dalam analisis sistem, flowchart ini digunakan secara efektif untuk menelusuri alur suatu laporan atau form.

Jenis flowchart dan perbedaanya

 Flowchart adalah sekumpulan gambar – gambar tertentu untuk menyatakan alur dari suatu program yang akan diterjemahkan ke salah satu bahasa pemrograman. Kegunaan flowchart sama seperti halnya algoritma yaitu untuk menuliskan alur program tetapi dalam bentuk gambar atau symbol.
Flowchart dibagi menjadi dua (2) bagian, yaitu :
1. Flowchart yang menggambarkan alur suatu sistem
2. Flowchart yang menggambarkan alur dari suatu program.

Perbedaan DFD dan Flowchart

 berikut Perbedaan antara DFD dan Flowchart
1. DFD menunjukkan alur data di suatu sistem sedangkan flowchart sistem menjelaskan alur kerja atau prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem
2. DFD prosesnya dapat dilakukan serentak atau pararel sedangkan flowchart alur datanya harus urut
3. DFD tidak ada looping sedangkan flowchart ada looping
4. DFD tidak ada proses perhitungan sedangkan flowchart ada proses perhitungan


SUMBER : https://rahmatarifianto.wordpress.com/2014/11/20/pengertian-flowchart-dan-jenis-jenisnya/

CONTOH pseu-code dan Flowchart

Assalamualaikum
Kali ini saya akan memberikan sedikit contoh pseudo-code dan juga flowchart
Monggo Disimak 


contoh 1 : gaji
permasalahan : di baca nama karyawan dan gajih pokok bulanannya,
buatlah algoritma untuk menghitung dan menampilkan gaji bersil karyawan, ketentuan:
-Gaji bersih = gaji pokok + tujangan – pajak
-Tunjangan 4 setiap pegawai sama dan tetap setiap bulannya 1000.000
-Pajak 10% dan (gaji pokok + tunjangan)
Algoritma_Gaji_Karyawan
{Menghitung gajih bersih karyawan dengan membaca, nama, karyawan dan gaji pokoknya. Gaji bersih = gaji pokok + tunjangan-paja )
Kamus
Nama karyawan : String
Gaji-pokok : real
constan tunjangan : real : 1000.000
pajak : real
Gaji bersih :real
Deskripsi
Read (nama_karyawan)
Read (Gaji_pokok)
Tunjangan <-1000.000
Pajak Gaji bersih write (gaji bersih)
Flowchart
Contoh 2:
Pseudocode
Algoritma (Menentukan bilangan prima dan bukan bilangan prima)
gaji-karyawan
Bilangan Prima : Bilangan yang habis dibagi 1 dan bilangan lebih besar dari 2 8 tidak mempunyai kelipatan.
Deklarasi (kamus)
Ulang,Jumb,Sisa,Bilangan : Interger
Hasil : String
Deskripsisi
Read (Bilangan)
For (ulang = 1 to ulang <=bil.step1)
sisa if (sisa=0) THEN
jUmB<-jumB+1
Else
jumb2) THEN
Hasil <-(“Bukan bil prima”)
Else
Hasil <-(“Bilangan Prima”)
Write (Hasil)
Flowchart
bilangan-prima
Contoh 3:
Pseudocode
Tabel Nilai
Nilai        Huruf        ket
86-100        A            Lulus
71-85           B            Lulus
61-70          C            Lulus
51-60          D            Tidak lulus
0-50            E            Tidak lulus
Buatkan KHS sederhana dimana inputan :
-Nim
-Nama
-Matakuliah
-Nilai(0-100)
Keluaran
Nim
Nama
Matakuliah
Nilaiangka(0-100)
NilaiHuruf(A-E)
Kamus:
Nim : String
Nilai_angka :Interger
Nilai_huruf:real
Nama : String
Matakuliah : String
Deskripsi:
Read Nim
Read Nama
Read Nilai
IF Nilaiangka>= 0 AND Nilai_Angka<=50 THEN
NilaiHuruf <- ‘E’ ELSE IF NilaiAngka>=51 AND NilaiAngka <=60 THEN
NilaiHuruf <- ‘D’ ELSE IF NilaiAngka>=61 AND NilaiAngka <=70 THEN
NilaiHuruf <- ‘C’ ELSE IF NilaiAngka>=71 AND NilaiAngka <=60 THEN
NilaiHuruf <- ‘B’ ELSE IF NilaiAngka>=86 AND NilaiAngka <=60 THEN
NilaiHuruf <- ‘A’ END IF IF NilaiAngka>=61 AND NilaiAngka<=100 THEN
Ket <- “LULUS” ELSE IF NilaiAngka>=0 AND NilaiAngka<=60 THEN
Ket <- “TIDAK LULUS”
END IF
WRITE NIM
Flowchart:
nilai-angka-huruf
Algoritma Menu
(menampilkan menu dengan, 4 pilihan, 1. persegi empat, 2.Lingkaran, 3.Balok)
Kamus
luas persegi, sisi : real
luas lingkaran, r :real
konst phi : real=3,14
vol_balok, p,l,t : ral
pilih: injeger
Deskripsi
WRITE (MENU)
WRITE (1.PERSEGI EMPAT)
WRITE (2.LINGKARAN)
WRITE (3.BALOK)
WRITE (4.KELUAR)
WRITE (Masukan pilihan (1-4) : )
READ (pilih)
DEPEND ON pilih
pilih =1 :
WRITE (Masukan sisi persegi panjang : )
READ (sisi)
1. persegi <-sisi*sisi
WRITE (luas persegiEmpat adalah : )
WRITE (1_Persegi)
pilih = 2 :
WRITE (Masukan jari-jari : )
READ (r)
l_lingkaran <-Phi*(r*r)
WRITE (L_lingkaran)
pilih = 3 :
WRITE (Masukan panjang Balok)
READ (t)
WRITE (volume Balok = )
WRITE (Vol_Balok)
pilih = 4 :
WRITE (Terima kasih)
OTHERWISE
WRITE (Masukan salah,Ulangi Masukan)

Algoritma
Pseudocode switch-case
Kamus
Dskripsi
Start
Input Pilihan
switc (Pilihan)
Case 1 “Luas segiempat”
L <- 3xs
break;
Case 2 “Luas Lingkaran”
L<- Tixr
break;
Case 3 “Volume Balok”
L <-p x l x t
break;
Case 4
keluar
Write
End

sumber : https://mayasary2016.wordpress.com/2016/11/08/contoh-pseudo-code-dalam-algoritma/